JOURNAL 3
METODE
PENELITIAN
A.
LOKASI PENELITIAN
Lokasi
penelitian tang dipilih penulis adalah Koperasi di Kabupaten Klaten.
B.
JENIS DAN SUMBER DATA
1.
Data Primer Adalah data yang berasal dari sumber asli yang dikumpulkan berupa
data yang ada di koperasi Kabupaten
Klaten.
2.
Data Sekunder Adalah data yang berasal dari acuan buku-buku.
C.
METODE PENGUMPULAN DATA
1.
KUESIONER
Yaitu
dengan menyebarkan angket yang diisi oleh karyawan di koperasi kabupaten
Klaten.
2.
WAWANCARA
Melakukan
wawancara dengan pimpinan, staf, dan karyawan koperasi di Kabupaten Klaten.
D.
METODE ANALISIS
Kuesioner
terdiri dari 11 pertanyaan dengan menggunakan skala dummy, yaitu membuat
pertanyaan yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti yang terdiri dari
item yang cukup jelas sesuai pilihan jawaban yang tersedia. Responden diminta
untuk memberi tanda X pada jawaban yang tersedia. Skor masing-masing item adalah
1. Total nilai dari masing-masing responden adalah penjumlahan masingmasing item jawaban dari responden tersebut.
Dari semua skor item yang memiliki nilai tersebut kemudian diprosentasekan sebagai pengukur
populasi yang ada. Berikut merupakan pengelompokan daftar pertanyaan atau
kuesioner dan penjelasannya :
1.
Pertanyaan nomor 1 sampai dengan 4 adalah tentang pengenalan atau pengetahuan
responden terhadap komputer.
2.
Pertanyaan nomor 5 sampai dengan 6 adalah tentang sikap atau manfaat dalam
penggunaan komputer.
3.
Pertanyaan nomor 7 sampai dengan 11 adalah tentang penerapan komputer dalam
koperasi.
Penelompokan
pertanyaan tersebut dilakukan agar jelas manfaat untuk tiap-tiap pertanyaan.
Untuk mengetahui valid atau tidaknya data yang terkumpul, dilakukan uji
validitas dan uji reliabilitas. Setelah data penelitian terkumpul, maka langkah
selanjutnya adalah mengadakan penilaian untuk analisa data. Dalam angket yang
telah dibuat dan didapatkan hasilnya kemudian dibuatkan skor. Untuk
masing-masing jawaban skornya adalah 1, kemudian skor masing-masing item
tersebut dijumlahkan sehingga tercapai skor untuk masing-masing responden, berdasarkan
prosentase jumlah skor tersebut dinilai dengan criteria yaitu :
a.
Baik, bila prosentasenya (76%- 100%)
b.
Cukup, bila prosentasenya (56%- 75%)
c.
Kurang baik, bila prosentasenya (40%-55%)
d.
Tidak baik, bila prosentasenya (kurang dari 40%)
Sumber
: R Cooper, Donald, dan C William Emory, Metode Penelitian Bisnis, 1996,
Jakarta Sugiyono, Metodologi Administrasi,
Alfabet : 2002, Bandung
PEMBAHASAN
A.
Identitas koperasi/responden
Dari
penelitian yang dilakukan di Klaten pada tanggal 20 Desember 2010, identitas
koperasi berdasarkan criteria sebagai berikut :
1.
Berdasarkan kelengkapan jawaban
a.
Syah : 41
b.
Tidak Syah : 2
2.
Berdasarkan hukum
a.
Berbadan hukum : 36
b.
Tidak berbadan hukum : 5
3.
Berdasarkan jenisnya
a.
Koperasi simpan pinjam : 27
b.
Koperasi serba usaha : 14
Total
responden : 41
B.
Pembahasan
Pembahasan
berdasarkan dari hasil questioner yang telah dilakukan pada tanggal 20 Desember
2010, sbb :
1.
Item no 1 : Apakah Anda mengenal
tentang computer ?
Dari
tabel 1 menunjukan bahwa pertanyaan no 1 terdapat 41 responden (100%) menjawab
“ya”,dan 0 eponden (0%) yang menjawab “tidak “. Dengan demikian menunujukan
bahwa sebagian besar karyawan koperasi di Kabupaten Klaten mengenal tentang komputer.
2.
Item no 2: Apakah sudah diterapkan sistem akuntansi komputer dalam koperasi ini
?
Dari
tabel 2 menunjukan bahwa terdapat 36 (87,8%) responden yang menjawa “ya“, 5 (12,2%)
responden yang menjawab “tidak“, dan 0
(0%) responden yang menjawab “tidak tahu”.
Dengan
demikian menunjukan bahwa sebagian besar koperasi yang berada di Kabupaten
Klaten sudah menerapkan system akuntansi komputer dalam koperasi.
3.
Item no 3: Apakah seluruh karyawan dapat mengoperasikan komputer ?
Dari
tabel 3 menunjukan bahwa terdapat 33 (80,5%) responden yang menjawab “ya”, 8
(19,5%) responden yang menjawab “tidak “,0 (0%) responden yang menjawab “tidak
tahu “.
Dengan
demikian menunjukan bahwa sebagian besar koperasi di Kabupaten Klaten seluruh
karyawannya dapat menggunakan komputer.
4. Item no 4 : Apakah karyawan perlu mendapatkan
pelatihan tentang pengoperasian computer?
Dari
tabel 4 menunjukan bahwa terdapat 14 (34,1%) responden yang menjawab “sangat perlu“,
18 (43,9%) responden yang menjawab “perlu“, 7 (17,1%) responden yang menjawab
“tidak perlu“, dan 2 (4,9%) responden yang menjawab “kurang perlu“. Dengan
demikian menunjukan bahwa sebagian besar koperasi di Kabupaten Klaten perlu
memberikan pelatihan tentang pengoperasian komputer kepada karyawan.
Nama : Idham Fiqi
NPM : 23211462 / 2EB09
Tahun : 2012






Tidak ada komentar:
Posting Komentar